Cara Membuat Surat Keterangan Ahli Waris

Memiliki sertifikat warisan atau SKW itu penting, terutama bagi mereka yang memiliki warisan berupa rumah, apartemen, atau properti. Kehadiran surat ini tentunya bisa meminimalisir sengketa hak waris.

Fungsi sertifikat warisan

Surat Keterangan Waris (SKW) memegang peranan yang sangat penting karena keberadaannya dapat mengukuhkan seseorang sebagai ahli waris orang tua yang telah meninggal.

Kita juga melayani jual pintu segala jenis & segala desain, silahkan bisa kunjungi tautan tersebut.

Kehadiran akta warisan ini juga berlaku untuk berbagai hal terkait nama ahli waris yang meninggal. Sertifikat warisan ini dikeluarkan di Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri.

Anda sedang mencari kusen pintu? bisa kunjungi tautan tersebut.

Beberapa fitur sertifikat lama

  • Bukti legalitas seseorang sebagai warisan
  • Dengan SKW ini, ahli waris dapat mencairkan simpanannya dari bank atas nama ahli waris
  • Dengan SKW ini, ahli waris bisa mengganti atau menjual nama sertifikat tanah

Dokumen untuk pengajuan deklarasi warisan

  • Fotokopi KTP ahli waris
  • Fotokopi kartu keluarga ahli waris
  • Fotokopi KTP ahli waris / orang tua almarhum
  • Fotokopi akta nikah ahli waris / orang tua almarhum
  • Surat kematian ahli waris / orang tua kelurahan

Buat surat permohonan dari RT / RW

Bawa surat lamaran Anda ke kantor kelurahan, yang akan diisi oleh Kelurahan dengan berbagai formulir
Kemudian membawa Dokumen Kelurahan tentang Herediter Bettwa ke Pengadilan Agama

Waktunya untuk sertifikat lama

Menurut Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 1998 tentang Penyelesaian Perkara, pengajuan ahli waris paling lama 6 (enam) bulan.

Biaya pembuatan sertifikat warisan

Di beberapa kota, biaya pembuatan sertifikat warisan ini gratis, tetapi ada juga wilayah yang masih menerapkan tarif. Berdasarkan Pasal 90 ayat (1) UU Peradilan Agama, biaya pengajuan fatwa warisan meliputi: materai, biaya saksi, biaya sumpah, biaya pemeriksaan, uang wesel, surat pemberitahuan perkara.