Ketahui Tentang Penyebab Dan Gejala Penyakit Herpes Yang Bisa Terjadi Pada Anak

Pengaruh Herpes Oral pada Ibu Hamil dan Janin | Popmama.com

Penyakit herpes ternyata tidak hanya menyerang orang dewasa saja melainkan juga bisa terjadi pada anak – anak. Biasanya herpes yang terjadi pada merupakan jenis herpes simpleks atau penyakit herpes yang disebabkan oleh adanya virus. Virus penyebab penyakit herpes sendiri terbagi menjadi dua yakni virus HSV-1 dan juga virus HSV-2 yang keduanya memiliki jenis penyakit yang berbeda.

Biasanya anak yang terkena virus HSV-1 akan mengalami panyakit herpes labialis atau terjadi di bagian wajah dan rongga mulut. Sedangkan anak yang terkena virus HSV-1 akan mengalami penyakit herpes yang biasanya terjadi di area genital. Kedua jenis penyakit herpes tersebut merupakan jenis penyakit herpes yang bisa menular jika anak melakukan kontak fisik dengan orang yang terkena herpes.

Meski sering dianggap cukup tabu tapi nyatanya cukup banyak ditemukan kasus terjadinya penyakit herpes labialis pada anak. Biasanya anak yang terkena herpes labialis ini tertular oleh orangtuanya ataupun tertular lewat luka terbuka. Anak yang mengalami penyakit herpes biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti demam, lemas, mudah lelah, meraskan gatal di area tertentu, rasa nyeri dan juga terbakar di area yang terkena infeksi dan juga nyeri pada otot.

Jika didiamkan terlalu lama maka luka atau lenting yang ada di area yang gatal akan berubah menjadi luka lecet yang tentu akan sangat menganggu kenyamanan anak. Pada anak yang mengalami herpes juga biasanya sistem imun atau kekebalan tubuhnya akan menurun seiring dengan semakin parahnya penyakit herpes tersebut. Oleh karena itu perlu adanya penangan yang baik pada anak yang mengidap herpes.

Cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah herpes pada anak yaitu dengan memberikan obat parasetamol pada anak sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Selain itu anak juga dianjurkan untuk banyak minum guna menghindari dehidrasi yang mungkin terjadi pada anak. Sisanya obat – obatan lain bis diberikan sesuai dengan anjuran dan juga resep yang diberikan dokter.

Jangan lupa juga untuk selalu mencukupi kebutuhan gizi pada anak dengan menjaga apa saja yang dimakannya. Biasanya pada anak yang mengalami penyakit herpes nafsu makannya akan menurun karena anak seringkali merasa sakit saat harus menelan makanan. Sebagai solusinya anda bisa mencoba memberikan makanan yang bertekstur lebih halus untuk mengurangi rasa nyeri saat menelan.

Jika gejala yang dirasakan anak tidak kunjung membaik maka anda bisa membawa anak anda ke dokter atau tenaga medis terdekat. Biasanya jika kondisi anak sudah semakin parah dokter akan memberikan obat antivirus dan juga anti nyeri untuk mengurangi rasa sakit dari penyakit tersebut. Biasanya setelah perawatan selama 5 – 10 hari gejala dari penyakit herpes akan berangsur – angur membaik.

Untuk itu bagi para orangtua diluar sana, penting untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan anak dan bagaimana aktivitasnya. Selain itu usahakan juga anda sebagai orangtua melakukan beberapa tips berikut ini untuk menghindari munculnya virus herpes pada anak.

  • Menghindari kontak fisik dengan orang yang menderita herpes, terutama kontak dengan koreng atau luka
  • Bantu anak untuk mencuci tangan dan membersihkan diri setelah bermain diluar secara rutin
  • Usahakan agar anak tidak menggaruk atau mengelupasi keropeng yang luka
  • Jika anak mengalami keluhan, jangan biarkan anak berbagi minuman, makanan atau peralatan makan, handuk, pakaian, makeup, pasta gigi.