Kenalan dengan Keladi Tengkorak dan Perawatannya

Bentuknya yang unik membuat kerangka fritillary terlihat sangat indah. Namun bagi sebagian orang, calla lily merupakan tanaman yang tergolong tidak mudah perawatannya.

 

Di sini, kita akan membahas alocasia, dan cara mengatasinya.

 

Kerangka Fritillaria atau Alocasia

Tengkorak taro adalah nama lain dari calla taro. Ciri-ciri daunnya yang menyerupai tulang rusuk manusia, itulah sebabnya tanaman ini mendapat julukan.

 

Ciri lain dari daun tanaman ini adalah tekstur daunnya yang mengkilat dan agak keras.

 

Red Skull Taro atau Rahasia Merah Calla Cuprea

 

Talas tengkorak merah ini berbeda dengan tanaman sebelumnya hanya pada warna daunnya. Daun Alocasia Red Secret sangat cantik warnanya, merah dan berpadu dengan perak. Memiliki tekstur daun yang mengkilap.

 

Tanaman ini tumbuh di seluruh Asia, terutama Kalimantan di Kalimantan. Di habitat aslinya di hutan, tanaman ini bisa tumbuh hingga 4 meter.

 

harga tengkorak tengkorak

Harga tanaman ini sangat bervariasi dan tentunya tergantung dari ukuran dan jumlah daun dalam pot. Harganya sekitar Rp 100.000 untuk ukuran bayi dan mulai Rp 500.000 untuk dewasa dan rimbun.

 

Medium untuk menumbuhkan kerangka fritillary

Tanaman ini lebih menyukai media dengan porositas yang baik, tidak menyimpan banyak air, dan cepat kering. Media yang terlalu lama mengering bisa membuat tanaman ini mudah busuk.

 

Campuran media tanam yang bisa Anda coba adalah minyak kelapa dan perlit. 2 bahan ini cukup untuk membuat Media Tanam Fritillaria Skull. Sifat dedak kelapa yang menyimpan kelembapan dan perlit yang berkontribusi terhadap porositas dan memiliki pH normal. Anda juga harus memperhatikan perbandingannya dan tidak makan kelapa terlalu banyak.

 

Kalau mau ditambah campuran media tanam lain ya, seperti batuan vulkanik. Ini hanya akan lebih mahal.

 

Jika Anda sudah memiliki media utama alocasia, tentunya bisa juga diterapkan pada tanaman ini.

 

Penyiraman fritillary kerangka

Siram tanaman ini sama seperti kebanyakan tanaman lainnya. Tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit air yang dibutuhkan.

 

Namun perlu diingat bahwa penyiraman yang berlebihan sangat berbahaya bagi tanaman karena dapat menyebabkan busuk akar.

 

Hal lain yang harus diperhatikan adalah kandungan oksigen di dalam akar. Ini sama pentingnya dengan cahaya dan air. Saat media tanam Anda terlalu lembab, oksigen tidak bisa masuk ke media tanam.

 

Hal ini mengakibatkan akar tidak dapat bernafas dan membusuk.

 

Pencahayaan dari Skeleton Caladium

Alocasia Cuprea membutuhkan cahaya tidak langsung untuk tumbuh. Jika ada terlalu banyak sinar matahari, daun akan cepat menguning.

 

Jadi pastikan tanaman Anda mendapatkan cukup cahaya untuk berkembang.

 

Kapan tanaman hias pot harus diselesaikan?

 

Saat merawat tanaman hias, Anda tidak boleh meremehkan proses repotting tanaman hias Anda. Hal ini perlu dilakukan secara rutin setiap 3 atau 6 bulan sekali.

 

Proses repotting (repotting) sangat penting untuk mendorong pertumbuhan tanaman. Jika Anda tidak menanam kembali, tanaman Anda mungkin lambat tumbuh.

 

Mengapa? Karena akar tumbuh lebih tebal dan lebih tebal di media tumbuh, akar membutuhkan lebih banyak ruang untuk bernafas.

Baca Juga : How To Prune An Avacado Tree

Apa cara yang benar untuk merepoting?

Jika Anda ingin menanam kembali tanaman hias Anda, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

 

Keluarkan tanaman hias secara perlahan dari pot

Pertama, ketuk semua bagian pot agar mudah mengeluarkan media tanam yang menempel di tepi pot.

 

Jangan lupa untuk menggunakan keset dan sarung tangan agar tetap bersih. Kemudian putar panci dan angkat perlahan. Jika sulit, Anda bisa menariknya perlahan dan hati-hati.

 

Periksa kondisi akar dan media tanam

Pemeriksaan akar dan media tanam penting dilakukan untuk menghindari tanaman terkena jamur dan bakteri.

 

Jika akar dalam kondisi buruk (busuk) dan media tanam berjamur, langkah selanjutnya adalah mencuci akar tanaman hias dan mengganti seluruh media tanam.

 

membersihkan akar tanaman hias

Lakukan ini jika akar tanaman Anda busuk dan media tanam dalam kondisi buruk. Namun hal ini tidak perlu dilakukan jika sistem perakaran dan media tanam masih dalam kondisi baik dan bebas hama.

 

Taruh tanaman di pot baru

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika media tanam sudah oke, maka tempatkan tanaman di pot yang lebih besar dan Anda bisa menambahkan media tanam baru. Hal ini dilakukan untuk mengurangi stres pada tanaman hias.

 

Namun jika ada kendala, ganti seluruh media tanam ke dalam pot yang lebih besar.

 

Selanjutnya beri vitamin B1

Langkah terakhir adalah membilas media tanam baru dengan vitamin B1 untuk menghilangkan stres pada tanaman hias yang baru ditransplantasikan.

 

Pada tahap ini, Anda juga bisa menambahkan antijamur dan fungisida pada media tanam baru.

 

Ikuti langkah-langkah ini dengan hati-hati, terutama saat mengeluarkan tanaman dari pot lama. Jangan khawatir.

 

Bukankah menanam kembali tanaman hias itu mudah?

 

 

Suka topik tanaman kunjungi https://marylandlawnandgarden.com/