Jelte Pal Mendapat Masukan Tentang Sepak Bola Indonesia

Bungkam Myanmar, Indra Sjafri: Puncak Performa Timnas U-22 akan Terlihat di Final SEA Games

Berita sepak bola Indonesia saat ini, Striker muda keturunan Indonesia, Jelte Pal, tergabung di skuad Willem II U-18. Statusnya yang membuatnya hanya selangkah lagi menembus tim U-21 dan membuka peluang masuk tim utama Willem II yang berkiprah di Erevidisie.

  1. Mendapat Masukan dari Eks Striker Persib

Pada video YouTube Yussa Nugraha, Jelte mengatakan tengah fokus meningkatkan kemampuan individunya untuk mendapatkan waktu bermain yang banyak di Willem II Tilburg.

“Dalam lima hari dalam sepekan, saya mengikuti program latihan yang diberikan tim pelatih Willem II-18. Sebelumnya, dalam proses adaptasi, saya hanya latihan tiga kali dalam sepekan,” ujar Jelte Pal.

Jelte Pal ingin terus mengembangkan kariernya di Eropa, tapi tidak menutup kemungkinan akan bermain bersama klub Indonesia serta Timnas Indonesia. Jelte mendapat banyak masukan dari agennya, Sergio van Dijk, eks striker Persib Bandung dan Tim Garuda.

“Agen saya menceritakan pengalamannya bermain di Indonesia. Saya pikir menarik juga untuk bermain di sana. Tapi, untuk saat ini belum. Saya harus mengembangkan kemampuan agar terus lebih baik dari saat ini,” kata Jelte.

Jelte pun mengenal atmosfer kompetisi Indonesia lewat YouTube dan instgaram. “Suasananya sangat fantastis. Dukungan dan militansi suporter mendukung tim kesayangannya luar biasa,” terang Jelte.

Untuk Timnas Indonesia, Jelte mengaku dirinya belum mau memikirkannya.  Sampai saat ini Jelte tidak pernah dihubungi pihak PSSI.

“Tentu saya senang kalau suatu saat mendapat undangan dari federasi. Tapi, tentu saya akan membicarakannya dengan agen saya dan keluarga,” kata Jelte Pal seperti yang dilansir oleh berita sepakbola indonesia.

  1. Belum Pernah Ke Tanah Air

Jelte memiliki campuran Indonesia dari ayah yang lahir di Jakarta dan ibunya asli orang Belanda. Karena lahir dan besar di Belanda, Jelte tidak banyak mengetahui bahasa dan budaya Indonesia. Jelte hanya tahu beberapa kalimat pendek, misalnya selamat pagi dan selamat makan yang diajarkan oleh ayahnya. “Saya juga kerap menikmati masakan Indonesia yang dibuat ayah seperti rendang,” ungkap Jelte.